• Blog Stats

    • 11,462 hits

Khutbah Rasulullah SAW menjelang Ramadhan

Wahai manusia!

Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah.

Bulan yang paling mulia disisi Allah.

Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama.

Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama.

Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA.

Di bulan ini

nafas-nafasmu menjadi tasbih

tidurmu ibadah

amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah.

Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci,

agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca  kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat keampunan Allah di bulan yang agung ini.

Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat.

Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin.

Muliakanlah orang tuamu

sayangilah yang muda

Sambungkanlah tali persaudaraanmu

jaga lidahmu

tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya •dan

pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.

Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.

Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu.

Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu sholatmu karena

itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla

memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh KASIH.

Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka

ketika mereka memanggil-Nya •dan mengabulkan doa mereka ketika mereka

berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia!

Sesungguhnya dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka

bebaskanlah dengan istighfar.

Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka

ringankanlah dengan memanjang sujudmu.

Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala

kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan meng-azab orang-orang yang sholat dan sujud,

dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di

hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia!

Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang

mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah

nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia

diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.

Sahabat-sahabat lain bertanya :

“Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian”.

Rasulullah meneruskan :

“Jagalah dirimu dari api neraka walau hanya dengan sebiji kurma”.

“Jagalah dirimu dari api neraka walau hanya dengan seteguk air”.

 Wahai manusia!

Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati Sirathal Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir.

Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini,

Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari Kiamat.

Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa melakukan sholat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka.

Barangsiapa melakukan sholat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 sholat fardu di bulan lain.

Barangsiapa memperbanyak Sholawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan.

Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia!

Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu.

Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu.

Syaitan syaitan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.

Amirul mukminin k.w. berkata:

Aku berdiri dan berkata :

“Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini ?”

Jawab Nabi :

“Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

 Wahai manusia!

Sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu

bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan,

bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.

“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain”.

“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya syurga”.

“Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan (Syahrul Muwasah) dan bulan Allah memberikan rezeki kepada mukmin di dalamnya”.

“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka.

Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikit pun berkurang”.

Para sahabat berkata,

“Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa”.

Maka bersabdalah Rasulullah saw :

“Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu”.

“Dialah bulan yang permulaannya RAHMAT, pertengahannya AMPUNAN dan akhirnya PEMBEBASAN dari NERAKA”.

“Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka”.

“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan :

dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghayatinya.

“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya”

“Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon syurga dan perlindungan dari neraka”.

“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam syurga”.

(HR. Ibnu Huzaimah).

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: