• Blog Stats

    • 11,462 hits

Daun Bungkus, pembesar Mr. P

Jakarta – ‘Daun bungkus’ yang berefek gatal dari Papua dipercaya mampu memperbesar penis. Namun pemuda yang mempraktekkan resep tradisional ini terhalang menjadi anggota Polri karena bisa mengganggu tugas.

Di internet, khasiat ‘daun bungkus’ ini sudah lama menjadi perbincangan. Tips atau cara penggunaan daun itu dengan mudah didapatkan di dunia maya.

Sejumlah blogger menceritakan khasiat daun itu. Bahkan mereka kaget dengan keajaiban ‘daun bungkus’.

Pemilik blog.imanbrotoseno.com, misalnya, menulis pada 8 November 2007:

“Menarik bahwa, ditulis salah satu kebiasaan lokal yang disebut ‘bungkus’. Sejenis ramuan lokal dari daun daunan yang membungkus alat kelamin pria selama beberapa hari sebelum akhirnya menjelma menjadi ‘monster’ yang besar. Permanen, tanpa pantangan makan pisang mas seperti brosur brosur Mak Erot di Jawa Barat. Penasaran, saya ingin melihat ‘hasil karya’ seseorang crew kami asli Papua. Astagafirullah, saya seperti melihat seorang kucing yang sedang tidur di bawah perutnya.”

Lain lagi tulisan di melajangmenjalang.blogspot.com. Si empu blog mengatakan mendapatkan cerita tentang ‘daun bungkus’ dari temannya yang asli Papua.

“Seorang sahabat di Papua bercerita di sms semalaman..namanya Gope. Gope bercerita, di Papua ada daun bungkus. Ya! Namanya daun bungkus! Sesuai dengan namanya..daun ini berfungsi membungkus penis, dengan cara dihaluskan terlebih dahulu, tanpa air. Kemudian setelah berubah wujud menjadi serbuk-serbuk halus, dilumurilah penis itu dengan serbuk ajaib (sekali lagi, tanpa air ya!!) itu, minimal 2 hari. Dan..taaaa..daaa..jadilah penismu sebesar kaleng ramping Coke,” ceritanya.

Menurut dr Boyke Dian Nugraha, metode itu alamiah namun reaksinya cukup berbahaya. Alat kelamin yang dibungkus daun itu menjadi bengkak seperti tersengat lebah.

“Itu bahaya banget soalnya banyak yang terkena infeksi dan penisnya sampai bernanah,” kata Boyke.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: