• Blog Stats

    • 11,462 hits

PERSEBAYA Masa Depan

Persebaya

Persebaya telah gagal dan terdegradasi dari Indonesia Super League 2010, meskipun ada pembelaan karena Persebaya sudah diincar untuk didegradasi tapi disisi lain memang permainan Persebaya tidak terlalu bagus bahkan bertambah jeblok setelah ditangani oleh pelatih baru, ini fakta bukan mendiskreditkan pelatih Rudi Keltjes.

Pada awal kompetisi saat persebaya dibesut oleh Danurwindo, permainan persebaya terlihat lebih menghibur, dengan mengandalkan pola 3 – 5 – 3 permainan Persebaya terlihat hidup dan seakan memberikan harapan besar untuk finish di papan atas kompetisi. Lini tengah begitu hidup dengan adanya Taufiq, Josh McGuire, dan John Takpor sonkaley diapit 2 wing back hebat Anang Ma’ruf dan Mat Halil/ Supriono membuat bola mengalir lancar ke 2 striker Andy Oddang dan Korinus Finkrew, sayang karena tidak adanya striker yang bertipikal “killer” membuat banyak sekali peluang gol tersia- siakan, kita juga menyayangkan cederanya Ngon A Djam yang belum sempat menunjukkan kegarangannya sudah dicoret dari tim…sayang sekali.
Kelemahan Danur yang paling besar adalah central defender yang sangat jelek bermainnya (maaf), pos yang diisi oleh trio Taka, Anderson dan Mardianto kurang kompak menjaga pertahanannya sehingga jumlah gol yang bersarang ke gawangnya menyamai jumlah gol yang diciptakan penyerang- penyerangnya.

Saya melihat Josh McGuier tetaplah seorang playmaker yang bagus dan belum bisa tergantikan oleh Jeung Byuk sekalipun, apalagi setelah Josh dicoret saya melihat John Takpor ikut- ikutan loyo seoerti tidak ada partner untuk mengawal lini tengah Persebaya.

Tapi semuanya sudah berlalu, Persebaya harus menatap masa depan untuk segera bangkit dan menyongsong kompetisi mendatang, kami para pendukung setiamu sampai kapanpun akan mendukungmu meskipun sudah bukan warga Surabaya lagi…You will never walk alone…Persebaya!

Untuk menyelesaikan masalah pelik Persebaya saat ini, ijinkan saya untuk membantu memberikan sumbangsih berupa pikiran, antara lain :

1. Masalah dana kompetisi

Saat ini Walikota sudah baru jadi bisa diajak memikirkan Persebaya, dana juga perlu dicarikan dari para pengusaha di Surabaya, ingat Surabaya adalah kota terbesar no. 2 di Indonesia, harusnya tidak sulit unttuk mengumpulkan pengusaha- pengusaha besar di kota ini. Contohlah Persema yang disayang Pemkot Malang, contohlah Arema yang mandiri meski ditinggal oleh Pemkotnya.


2. Masalah Bonek


Saya adalah eks. Bonek mania, saya tidak anti Bonek, tapi kita perlu menertibkan adik- adik kita ini untuk ikut mendukung prestasi Persebaya

Bajul Ijo

lewat dukungan yang Positif bukan malah membikin kerusuhan yang ujung- ujungnya akan merugikan Persebaya seperti sekarang ini, sangsi dan konspirasi untuk menyingkirkan Persebaya bisa juga akibat ulah para Bonek Mania yang suka bikin rusuh…wallahu alam…


3. Masalah komposisi pelatih dan pemain


Sudah bukan rahasia lagi kalau pengurus Persebaya terkenal suka grusa- grusu untuk segera mempunyai tim yang langsung hebat, ingat pencoretan alm. pelatih Gildo dari Brazil, baru tampil beberapa pertandingan pemanasan sudah dicoret, bandingkan dengan Carlo Anceloti yang mendapat hasil buruk di laga pemanasan tapi jos begitu main di premier league dengan menggasak West Bromwich Albion 6 – 0 di laga pembuka, belum selesai kompetisi gantian Danurwindo di lengserkan. Nah inilah yang harus dibenahi oleh kita, mari kita pilih pengurus yang “mengert bola” tidak hanya teknis saja tapi “wise management” yang bisa bijaksana, ngemong pemain, dan punya kapabilitas untuk membuat kondisi internal adem ayem dan tidak bergejolak terus apalagi sampai mengudal masalah ke pers.

Untuk pos pelatih, pos ini adalah otak dari sebuah kemenangan dan perlu dicari sosok pelatih hebat yang punya pakem permainan tidak hanya 3 – 5 – 2 atau 4 – 4 – 2, itu semua sudah ketinggalan untuk sepakbola modern, pakem 4 – 3 – 3 atau 4 – 2 – 3 – 1 adalah gambaran sepak bo;a modern, dan Persebaya harus bisa menyesuaikan diri dengan kemajuan era persepakbolaan. Saya melihat Freddy Muli masih cocok diangkat sebagai pelatih dari source lokal, untuk source luar negeri pelatih macam Ivan Kolev, Sergei Dubrovin, atau yang sedikit mahal macam Fatih Terim.

Untuk pos pemain, harus dipilih dengan menyesuaikan pola permainan yang sudah dipilih oleh pelatih bukan pemain yang ada dipaksa untuk bermain dengan pola yang baru, selain butuh waktu juga tidak efektif.

Mari kita bicarakan posisi per posisi dan pemain yang cocok untuk posisi tersebut :

1. Penjaga gawang

Kiper saat ini M. Saifudin masih pantas menempati posnya, tapi masih perlu dipoles lagi agar tidak sering membuat blunder, meskipun pendek tapi dia sangat lincah bak Iker Casillas.

2. Defender

Squad Persebaya

Marcelo Cirelli masih layak, Abanda Herman yang sudah dilepas Persija layak untuk diambil, 2 central defender ini perlu untuk membentuk tembok pertahanan yang kukuh didepan kiper. Wingback yang agak murah tapi baik adalah M. Ridwan, kemudian ada Cristian Warobay atau Isnan Ali.

3. Midfielder

Sebagai Playmaker, Ali Khadafi sangat cocok sebagai pembagi bola, gelandang bertahan adalah Hariono, flank adalah Atep dan M. Ridwan.

4. Striker

Sebagai striker adalah Musafri dan Djumafo Eppandi

Kombinasi dengan pemain yang masih ada akan membuat perubahan permainan pada Persebaya, meskipun dibutuhkan dana besar tapi akan terlihat hasilnya segera ditangan pelatih yang cocok.

Demikian ulasan saya, semoga banyak membantu dan semoga Persebaya berjaya lagi…viva Persebaya…ole..ole..ole..

Satu Tanggapan

  1. Bagaimana para Bonek mania, anda setuju dengan konsep saya? tinggalkan komentar anda untuk jadi ajang diskusi dengan bonek mania yang lain…, salam Green force.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: